5pasti

Biro Umroh Bogor dan Jakarta

Biro Umroh Bogor Amanah– Ibadah umroh merupakan salah satu sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad. Umroh kerap kali disandingkan dengan ibadah haji karena tempat pelaksanaannya sama-sama di dua kota suci umat Islam, Makkah dan Madinah. Tata cara pengerjaan umroh dan haji memiliki beberapa kesamaan. Hanya saja, umroh bisa dikerjakan kapan pun tanpa terikat oleh waktu, sementara ibadah haji hanya bisa dilakukan pada bulan Dzulhijjah setiap tahunnya.

 

BIRO UMROH BOGOR TERPERCAYA

 

Umroh adalah solusi bagi yang ingin beribadah ke tanah suci namun belum memiliki dana yang cukup untuk menjalankan ibadah haji. Apalagi saat ini antrean haji bisa mencapai puluhan tahun. Kita juga tidak harus menunggu hingga bulan Dzulhijjah untuk bisa pergi umroh. Sehingga kita bisa menentukan sendiri kapan kita mau berangkat. Salah satu waktu yang paling baik untuk menjalankan ibadah umroh adalah ketika bulan Ramadhan.

 

Bersama biro umroh Bogor, Anda akan mendapat kesempatan mendapat pahala seperti pahala haji bersama Rasulullah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

 

BIRO UMROH BOGOR AWAL RAMADHAN

 

Anda ingin mendapat pahala haji bersama Rasulullah? Kami dari biro umroh Bogor Hana Tour & Travel bisa mewujudkan impian Anda untuk bisa berangkat umroh ke tanah suci pada awal bulan Ramadhan. Jadwal keberangkatan kami tepatnya yaitu pada tanggal 15 Mei 2018.

 

Fasilitas yang Berikan:

  1. Pesawat Saudi Arabia Airlines, landing di Madinah
  2. Hotel Makkah: Al Nosour Az Zahabi/setaraf
  3. Hotel Madinah: Mubarak Al Masi/setaraf
  4. Ziarah Makkah dan Madinah
  5. Perlengkapan umroh
  6. Air Zam Zam 5 liter

 

Untuk berbagai fasilitas itu, kami menawarkan harga Rp 26 juta  (Quad)

 

Harga tersebut belum termasuk:

  1. Tiket domestik
  2. Biaya pembuatan paspor dan vaksin meningitis
  3. Biaya surat mahram (bagi peserta wanita di bawah usia 45 tahun yang berangkat sendiri
  4. Pengeluaran pribadi
  5. Visa progresive (bagi peserta yang penrah Umroh terhitung tahun 2017)

 

Untuk info dan pendaftaran bisa menghubungi kami

Hotline Service: 081318306166

Kantor Pusat Hanatour

 

umroh murah semarang hemat

Wanita itu hanya Penyapu Masjid

Suatu siang di Masjid Nabawi, Madinah al Munawwarah. Tidak seperti biasanya, Rasulullah tampak kehilangan sesuatu. Sorot matanya melihat ke sudut-sudut masjid. Ia mencari sosok yang biasa ia lihat ada di masjidnya. Rasulullah lalu bertanya kepada para sahabatnya perihal perempuan tua yang biasa membersihkan masjid. Ummu Mihjan namanya. Para sahabat tampak heran dengan pertanyaan Rasulullah. Mereka tidak mengira sosok nenek itu mendapat perhatian besar dari Rasulullah. Para sahabat lalu menyampaikan bahwa perempuan itu telah meninggal dunia.

Rasulullah, sang teladan, gusar dan bertanya heran kepada para sahabat, “Mengapa kalian tidak mengabariku?” Para sahabat lalu menjelaskan, “Dia meninggal di malam hari dan kami tidak ingin mengganggu engkau yaa Rasulullah.”

Seperti tersentak, Rasulullah mendengar berita duka itu. Jiwanya yang halus dan penyayang begitu tersentuh saat menerima berita bahwa sosok perempuan tua yang biasa dijumpainya itu kini telah menghadap Allah tanpa sepengetahuannya. Rasulullah segera meminta para sahabatnya, “Tunjukkan kepadaku kuburannya.”

Siang itu, para sahabat bersama Rasulullah pergi ke sebuah makam tempat perempuan tua itu disemayamkan, baru tadi malam. Rasulullah menshalatinya dan mendoakannya.

Seuntai kisah dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim

Ayo Umroh Bersama Kami

Umroh Semarang

Umroh Murah Semarang

Umroh Jakarta

Umroh Depok

Umroh Pontianak

berdoa-di-multazam-_120928113706-884

Doa itu meruntuhkan Segala Logika

Sudah puluhan tahun, Zakaria menanti kehadiran sang buah hati. Zakaria tidak pernah kecewa berharap, tangannya tetap tengadah ke langit, air matanya tumpah ruah, suaranya lirih memecah sunyi, “Yaa Rabb, tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, tetapi aku belum pernah kecewa berdoa kepada-Mu. Rasa khawatir merambati hatiku tentang penerusku sepeninggalku, sedangkan istriku mandul. Karena itu, anugerahilah aku seorang putra, yang mewarisi aku dan mewarisi keluarga Ya’qub, dan jadikanlah ia, Ya Rabb, seorang yang Engkau ridhai.”

Pinta ini menembus lapis-lapis langit. Allah menjawabnya melalui malaikat-Nya, “Hai, Zakaria! Kami memberimu kabar gembira dengan kehadiran seorang anak yang bernama Yahya. Sebelumnya, Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.”

Zakaria kembali bertanya, “Ya Rabb, bagaimana aku akan mempunyai anak, sedangkan istriku mandul dan aku sendiri sudah sangat tua.”

Malaikat menjawab, “Wahai Zakaria! Jangan ragu. Hal itu begitu mudah bagi Allah. Bukankah dulu telah Allah ciptakan kamu sebelum ini. Waktu iti, kamu belum pernah ada di dunia sama sekali.”

Zakaria berkata, “Yaa Rabb! Agar aku tidak ragu, berilah aku suatu tanda,”.
Malaikat menjawab, “Tanda bagimu bahwa kamu tidak dapat berbicara kepada manusia selama tiga malam, padalah kamu sendiri sehat.”

Setelah itu, Zakaria keluar dari mihrab menemui kaumnya. Ia memberi isyarat kepada mereka, “Wahai kaumku! Rajinlah kalian bertasbih di waktu pagi dan sore .”

Waktu terus berjalan. Allah pun menakdirkan kelahiran Yahya putra Zakaria. Ketika masih kanak-kanak, Allah berpesan kepadanya, “Hai Yahya! Peganglah Taurat ini dengan sungguh-sungguh. Kami beri untukmu hikmah walaupun engkau masih kanak-kanak”.

Yahya itu anak yang memiliki rasa belas kasihan yang mendalam. Ia anak yang suci dari dosa. Walaupun masih anak-anak, ia tidak banyak bermain dan bersenda gurau. Suatu ketika, teman-teman sebayanya mengajaknya bermain, namun Yahya kecil hanya menjawab, “Maaf, ya teman-teman. Bukan untuk itu aku diciptakan.”

Yahya itu anak yang bertakwa, penuh bakti kepada kedua orangtuanya. Ia sangat rendah hati.

Allah secara khusus mendoakan putra Zakaria itu dengan mengatakan,
وَسَلَامٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّا
“Semoga kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.” (Maryam ayat 15)

Pernah Terbayang nggak ? Anda Berdoa di Multazam, ditempat paling diijabah Allah di muka bumi ?

Ayo Umroh Bersama Kami

Umroh Semarang

Umroh Murah Semarang

Umroh Jakarta

Umroh Depok

Umroh Pontianak